
Go International: Dosen Teknik Sipil STT Payakumbuh Ikuti Workshop Internasional “Mid- to Large-Scale Timber Construction” di Yonago, Jepang
PAYAKUMBUH — Dosen Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Payakumbuh, Dr. Ir. Astuti Masdar, S.T., M.T., mengikuti kegiatan internasional bertajuk “Mid- to Large-Scale Timber Construction International Workshop in Yonago” yang digelar di Kota Yonago, Prefektur Tottori, Jepang, pada 16–18 Oktober 2025. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari komitmen STT Payakumbuh dalam memperluas jejaring dan wawasan global sivitas akademika, sejalan dengan semangat “Go International”.

Workshop internasional ini mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, dan pelaku industri konstruksi dari Jepang dan Indonesia. Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi Tottori Urban Timber Promotion Council, National Institute of Technology Yonago College, Institute of Industrial Science The University of Tokyo, serta sejumlah mitra industri.
Fokus utama workshop adalah teknologi konstruksi kayu untuk bangunan skala menengah hingga besar (mid- to large-scale timber construction), yang kini menjadi tren global dalam pembangunan berkelanjutan. Kayu dinilai sebagai material konstruksi terbarukan yang mampu menekan emisi karbon, sekaligus menawarkan keunggulan struktural seperti bobot yang ringan dan ketahanan terhadap beban gempa.

Bagi Jepang, teknologi konstruksi kayu skala besar telah berkembang pesat sebagai jawaban atas tantangan keterbatasan tenaga kerja konstruksi sekaligus tuntutan bangunan rendah karbon. Para peserta mendapatkan pemaparan mengenai sistem modular kayu, desain struktur, hingga praktik terbaik dari berbagai proyek yang telah berjalan di Jepang.
Keikutsertaan Dr. Ir. Astuti Masdar dalam forum ini dinilai strategis mengingat relevansinya dengan konteks Indonesia, khususnya Sumatera Barat. Sebagai daerah yang rawan gempa dan kaya sumber daya hutan, pengetahuan tentang konstruksi kayu modern membuka peluang pengembangan teknologi bangunan yang aman, ramah lingkungan, dan sesuai dengan potensi lokal.
Melalui keikutsertaan ini, STT Payakumbuh menegaskan komitmennya untuk terus mendorong dosen agar aktif dalam forum-forum ilmiah internasional. Pengalaman global diharapkan memperkaya kualitas pembelajaran di kampus sekaligus memperkuat reputasi STT Payakumbuh sebagai perguruan tinggi yang berwawasan internasional.




