
STT Payakumbuh Perkuat Kolaborasi Internasional bersama UTHM Malaysia
Payakumbuh – Sekolah Tinggi Teknologi Payakumbuh menerima kunjungan akademik dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) sebagai bagian dari penguatan kerja sama internasional di bidang riset, pengembangan sumber daya manusia, dan peningkatan mutu pendidikan tinggi. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua STT Payakumbuh, Dr. Zulkifli, M.Kom., bersama jajaran pejabat di lingkungan STT Payakumbuh. Delegasi UTHM dipimpin oleh Prof. Ts. Dr. Mohd Fadzelly bin Abu Bakar dan Prof. DR. Nor Hazana Binti Abdullah bersama tim. Pertemuan berlangsung dalam suasana akademik yang hangat dan produktif dengan fokus pada pengembangan program kerja yang dapat memberikan manfaat nyata bagi kedua institusi. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang perluasan kerja sama di bidang penelitian, publikasi ilmiah, peningkatan kompetensi dosen, pertukaran pengetahuan, serta peluang studi lanjut bagi dosen STT Payakumbuh pada jenjang doktoral di UTHM.
Kerja sama antara STT Payakumbuh dan UTHM tidak hanya berada pada tahap perencanaan. Sejumlah bentuk kolaborasi telah terealisasi, salah satunya melalui kegiatan joint research yang menghasilkan produk penelitian bersama dan telah dipublikasikan. Capaian ini menunjukkan bahwa hubungan akademik kedua institusi telah berkembang ke arah implementasi yang konkret, khususnya dalam penguatan budaya riset dan publikasi ilmiah. Selain itu, dosen Program Studi Teknik Sipil STT Payakumbuh juga memperoleh kepercayaan untuk terlibat sebagai penguji eksternal bagi mahasiswa pascasarjana UTHM. Keterlibatan tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap kompetensi akademik dosen STT Payakumbuh sekaligus membuka peluang pertukaran pengalaman dalam proses pembimbingan, penilaian, dan pengembangan penelitian pada jenjang pendidikan tinggi.
Kolaborasi juga terlihat melalui keterlibatan Dr. Ir. Astuti Masdar, S.T., M.T., dosen STT Payakumbuh, sebagai reviewer artikel mahasiswa program doktoral atau S3 di UTHM.Salah satu produk joint research yang telah dipublikasikan berjudul “Prediction of Damage Severity in Steel Bridges Using Natural Frequency Data and Artificial Neural Networks.” Artikel tersebut diterbitkan dalam Journal of Structural Monitoring and Built Environment, Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025, halaman 48–57 Peran ini memperkuat posisi dosen STT Payakumbuh dalam jejaring akademik internasional serta menunjukkan kontribusi aktif institusi dalam menjaga kualitas karya ilmiah di tingkat pascasarjana. UTHM memiliki bidang keilmuan yang relevan dengan kebutuhan pengembangan STT Payakumbuh, seperti teknologi manajemen, pendidikan teknis dan vokasional, ilmu komputer, serta teknik sipil dan lingkungan binaan. Dalam bidang teknik sipil, UTHM memiliki Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan Binaan yang mengembangkan kajian pada bidang struktur, geoteknik, transportasi, konstruksi, lingkungan, hidrologi, serta manajemen proyek dan infrastruktur.
Bidang-bidang tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan pengembangan akademik di STT Payakumbuh, khususnya untuk mendukung peningkatan kompetensi dosen dan penguatan penelitian pada bidang teknik sipil. Peluang studi lanjut di UTHM juga dapat menjadi langkah strategis bagi dosen STT Payakumbuh untuk meningkatkan kapasitas keilmuan, pengalaman penelitian, serta jejaring kolaborasi internasional.Ketua STT Payakumbuh, Dr. Zulkifli, M.Kom., menekankan bahwa kerja sama internasional harus menghasilkan program yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi institusi. Kolaborasi tidak cukup dilakukan melalui kesepakatan formal, tetapi perlu diwujudkan dalam bentuk riset bersama, publikasi ilmiah, kuliah tamu, pengembangan kompetensi dosen, serta peningkatan akses pendidikan lanjut.
Selain membahas agenda kerja sama, Prof. DR. Nor Hazana Binti Abdullah turut memberikan sesi berbagi ilmu kepada sivitas akademika STT Payakumbuh. Materi yang disampaikan membahas manajemen dalam dunia kerja dan kehidupan kampus. Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan waktu, komunikasi efektif, disiplin, kepemimpinan, kerja sama tim, dan kemampuan beradaptasi. Materi tersebut menegaskan bahwa keberhasilan di lingkungan akademik maupun dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh kompetensi teknis, tetapi juga oleh kemampuan mengelola tanggung jawab secara sistematis. Melalui kunjungan ini, STT Payakumbuh dan UTHM diharapkan dapat memperluas kerja sama ke tahap yang lebih strategis. Kolaborasi riset, publikasi bersama, studi lanjut dosen, keterlibatan sebagai penguji eksternal, serta pertukaran keilmuan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi dan daya saing institusi di tingkat internasional.






